Honorer sungguh malang nasipmu….

Honorer yang sudah di legakan hatinya karena sudah masuk dalam database bahkan mengikuti test database sejak 4 tahun yang lalu. akan tetapi hingga sampai sekarang tak kunjung beritanya yang muncul, apakah itu hanya sebagai obat penenang saja supaya tidak didemo??

Penghasilan yang sangat minim dengan upah 150 ribu s/d 200 ribu per bulan, didaklah mencukupi kebutuhan keluarga mereka sehari-harinya. di saat mereka pulang mengabdi padabangsa dan negara, mereka mencari nafkah sambilan sebagai tukang ojek, ada yang mencari rumput untuk ternak kambing, ada yang kerja srabutan dll.

Utulah sebagian gambaran dunia kerja kita. Bagaimana negara kita bisa maju, rakyat yang mengapdi saja masih memikirkan, apakah ada nasi dan lauk untuk di makan besuk buat sarapan anak-anaknya, belum lagi uang saku buat anak nya untuk sekolah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s